Entri Populer

Minggu, 06 Maret 2011

Ahmadinejad : Sosok Pemimpin Dambaan Umat

Mungkin sudah banyak sekali blog yang memuat tentang presiden yang satu ini, yaaah karena semua orang pasti sudah mengetahui bagaimana penampilannya yang sederhana, keberaniannya kepada barat dengan kritikan - kritikannya yang pedas sehingga membuat sosoknya semakin digandrungi oleh rakyat kecil di seluruh dunia yang haus dengan sebuah kepemimpinan yang adil dan mensejahterakan rakyat inilah yang membuat saya menulis lagi sebuah artikel tentang beliau.

Beliau adalah Mahmud Ahmadinejad seorang presiden pemberani dan sederhana, yang sangat jauh berbeda dengan keadaan para pemimpin kita pada saat ini, di saat banyak para pemimpin di dunia ini khususnya Indonesia yang hidup bergelimang harta di bawah penderitaan rakyatnya Ahmadinejad tampil dengan segala kesederhanaanya.

Tentunya kita pasti ingat dengan debuah pernyataan salah satu peimpin kita di negeri ini yang menginginkan kenaikan gaji, saya tidak habis pikir kenapa beliau tidak malu dengan pernyataannya, tentunya akan lebih baik seandainya para pemimpin ini mau berkaca pada sosok seorang ahmadinejad yang meskipu telah sukses mensejahterakan rakyatnya tidak pernah meminta kenaikan gaji bahkan beliau tidak pernah mengambil gajinya sebagai presiden. Naaah.....kalau pemimpin kita..... sudah lain lagi ceritanya belum berhasil mensejahterakan rakyatnya tapi justru sudah minta yang aneh - aneh, mulai dari kenaikan gaji mobil dinas baru dan juga banyak fasilitas - fasilitas yang wah...wa.....h....sangat kontras dengan keadaan rakyatnya yang serba pas-pasan....bahkan lebih banyak yang kekurangan, padahal seharusnya pemimpin yang jooosss adalah pemimpin yang kehidupannya tidak jauh - jauh dari rakyatnya, karena sejatinya seorang pemimpin itu adalah pelayan bagi orang - orang yang di pimpinnya dan bukan malah sbaliknya.
Saya jadi teringat saat TV Fox ( AS ) mewawancarai Ahmadinejad soal kehidupan pribadinya       :

TV Fox (AS) : "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"
Mahmoud Ahmadinejad : "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya: "Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran".

Luar biasa sekali bukan......kalau di negara kita yang tercinta ini sih, setahu saya belum ada pemimpin yang berkomentar demikian, yang ada setelah di lantik bukannya memikirkan rakyat tapi malah minta fasilitas yang macem - macem.

Berikut adalah gambaran Mahmoud Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga dan terheran-heran :

yang di bawah ini Foto Mahmoud Ahmadinejad diruang kerjanya yang sangat sederhana bagi seorang presiden kalau di bandingkan dengan di sini sih kantonya masih lebih mewah kantornya camat.
naaaaaah....nech kalian bisa liat kan gambar yang di bawah ini, bagaimana caranya tidur seorang presiden yang telah sukses memberikan banyak perubahan
  • Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan, Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.
  • Mahmoud Ahmadinejad mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.
  • Di banyak kesempatan Mahmoud Ahmadinejad bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.
  • Di bawah kepemimpinan Mahmoud Ahmadinejad, saat ia meminta menteri-menterinya untuk datang kepadanya dan menteri-menteri tersebut akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan-arahan darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri-menterinya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri-menteri tersebut berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.
  • Langkah pertama Mahmoud Ahmadinejad adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.00.
  • Sebagai tambahan informasi, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad masih tinggal di rumahnya.
  • Hanya itulah yang dimiliki seorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan, Mahmoud Ahmadinejad. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
  • Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa Presiden Mahmoud Ahmadinejad tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.
  • Hal lain yang diubahnya adalah kebijakan tentang Pesawat Terbang Kepresidenan, Mahmoud Ahmadinejad mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat sedangkan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.
  • Mahmoud Ahmadinejad kerap mengadakan rapat dengan menteri-menterinya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sudah dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri-menterinya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal-hal seperti itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.
  • Saat harus menginap di hotel, Mahmoud Ahmadinejad meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena Mahmoud Ahmadinejad tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
  • Seorang Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal-pengawalnya yang selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto-foto yg diambil oleh adiknya tersebut,kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.
Itulah sedikit gambaran tentang bagaimana sosok seorang Ahmadinejad, semoga bisa memberi inspirasi dan manfaat..
eeeeeeeeeeeeiiiiiiiiiiittttttzzzzzzzzzz.........ternyata masih ada lagi yang baru dari Ahmadinejad.
Tahun lalu, Ahmadinejad mengumumkan akan melelang mobil kesayangan satu - satunya dan menggunakan uang hasil lelang tersebut untuk membiayai pembangunan perumahan bagi warga miskin Iran. Sebuah laman daring multilingual dibangun untuk melelang mobil tersebut.Dan ternyata mobil tersebut telah laku terjual sehargaterjual senilai 2,5 juta dolar AS (sekitar 22,5 miliar rupiah) dalam lelang antarbangsa pada Selasa lalu padahal usia mobilnya sudah 33 tahun loh.....

Ketua Badan Kesejahteraan Ahmad Esfandiari mengatakan "terdapat lebih dari setengah juta peminat, yang terdaftar sebagai penawar di situs SWO, kebanyakan dari mereka beralasan karena Presiden Ahmadinejad memiliki hidup sederhana dan karena prinsip anti-kesombongan dan anti-Zionis".
Ia mengatakan tawaran itu datang dari "Eropa, Asia dan AS". Pada 1 Januari, Ahmadinejad meluncurkan laman www.ahmadinejad-car.com untuk mengundang tawaran lelang bagi mobilnya, yang dananya digunakan untuk membiayai pembangunan 60.000 rumah bagi warga cacat dan perempuan miskin, yang bekerja untuk keluarga mereka.

Ahamdinejad selalu mencitrakan diri sebagai "presiden rakyat" dan teman kaum miskin.
Setelah pertama kali terpilih sebagai presiden pada 2005, ia diwajibkan oleh undang-undang untuk mengungkapkan hartanya dan kemudian mendaftarkan rumah berusia 40 tahun dengan luas 175 meter persegi di daerah kelas menengah bawah di timur Teheran, tabungan di dua bank dan mobil Peugeot tua sebagai hartanya.
Setelah terpilih lagi pada 2009, Ahmadinejad berjanji melakukan "reformasi perumahan, tenaga kerja dan ekonomi" sebagai agenda utama setelah harga rumah meningkat pada masa bakti pertamanya.


inilah mobil sang presiden yang teerjual dengan harga yang cukup fantastis, lagi di pake foto-fotoan ma anak kecil
Owh.....iyaaaa kemarin di tempat qw di TUBAN  baru saja selesai Pilbub ( pemilihan bupati ) dan yang membuat saya meuliskannya juga di sini adalah salah satu janji dari salah seorang CABUP yang katanya sih....kalau seandainya terpilih pengen jadi sosok kayak Ahmadinejad yang gak mau nerima gaji ge2.....semoga saja hal tersebut bukan hanya sekedar janji, salain itu saya juga berharap jika ingin menjadi sosok seperti Ahmadinejad jangan hanya tidak menerima gaji tetapi juga, bisa memberikan seluruh jiwa,raga, dan juga hartanya untuk mensejahterakan umat, karena Ahmadinejad bukanlah sosok yang kaya raya namun nyatanya apa yang beliau punya banyak yang diberkan kepada rakyat.

Mungkin sampai di sini dulu postingan saya, semoga apa yang saya tulis kali ini bisa bermanfaat bagi para pembaca walaupun masih banyak kekurangan (maklum masih amatiran) , semoga sosok seperti Ahmadinejad bisa menjadi inspirasi bagi sluruh negara yang sedang krisis kepemimpinan khususnya negara kita Indonesia tercinta. Jika Allah masih memberi kesempatan lain waktu akan saya sambung, jangan lupa yaaaa coment-nya aku tunggu.

Wassalaam.......

Yahudi: Antara Rasisme, Gerakan Politik dan Konspirasi


Munculnya wacana tentang Zionisme telah lama mendapat perhatian khusus dari masyarakat internasional. Terutama, ketika keyakinan tersebut menginginkan untuk membentuk Negara independen (Negara Israel) sebagai perwujud dan “perasaan” dipilih oleh Tuhan.
Untuk mengetahui lebih jelasnya tentang setiap kejahatan yang didalangi oleh Yahudi, selayaknya kita perlu menelaah ulang pernyataan D’Esraeli dalam bukunya Coningsby (p.25), “Dunia sekarang diperintah oleh orang-orang dengan cara yang berbeda dari apa yang ada dalam pikiran orang-orang yang tidak mengerti hakekat persoalan”.

Begitu juga dengan Otto Von Bismarck yang menggambarkan adanya sebuah kekuatan yang tidak terlihat, namun keberadaannya bisa dirasakan, hal ini yang biasa dinamakan dengan Imponderabilia, yang artinya “Tidak Bisa Dibayangkan”.

George Dallon dalam “The War Of Anti-Christ With The Chwirtian Civilization” menyimpulkan, bahwa para anggota Freemasonry tidak menyadari adanya persekutuan rahasia dibalik organisasi tersebut, bahkan pemimpin serta anggotanya, dibalik ini semua tidak lain adalah adanya “Tangan Tersembunyi” Yahudi yang mendalangi seluruh persekutuan tersebut.

Dari beberapa pendapat yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh Yahudi di atas dapat diketahui bahwasannya “gerakan terselubung” yang dilakukan oleh sesepuh Zionis akan lebih mudah dalam menguasai dunia. Sebab semua agenda telah tersusun rapi dalam dokumen-dokumen yang dicantumkan dalam protokol Yahudi. Karena gerakan Zionisme yang diciptakan oleh mayoritas kaum Yahudi merupakan rancangan besar yang mensyaratkan terciptanya Negara Yahudi yang nantinya tidak menutup kemungkinan mampu menguasai dunia internasional.

Maka untuk mengetahui rancangan besar tersebut akan diuraikan oleh penulis khususnya yang berhubungan dengan ideology konspirasi Yahudi sebagai usaha menguasai dunia dan menjadikan Negara non-Yahudi sebagai budak yang akan melayani para Zionis Israel.

Zionisme Sebagai Gerakan Politik

Untuk menentukan siapa sebenarnya kaum Yahudi pada hakekatnya tidak ada patokan khusus didalamnya. kaum Yahudi seringkali mengklaim bahwa mereka adalah keturunan Abraham dari garis Abraham-Isaaq-Jacob. Namun pada kenyataannya mereka sendiri kesulitan dalam menentukan siapa yang patut disebut sebagai Yahudi. Istilah “Yahudi” (Inggris: Jews, Prancis: Juif) sebagai bangsa dan agama diambil dari kata Latin “Judaeus” yang seringkali menunjuk bangsa Yahudi atau Israel (Jacob).

Dalam perjanjian lama, istilah ini menunjuk pada rakyat kerajaan Judah yang dikontraskan dengan gentelis (non Yahudi), sedangkan dalam perjanjian baru, istilah jew diterapkan untuk orang yang secara etnis atau agama adalah Yahudi, namun lebih menekankan unsur etnis. [Baca: “Tinjauan Historis, Konflik Yahudi, Kristen, Islam” Adian Husaini, Jakarta: GIP, 2004, p.19]

Sebagian sejarahwan berpendapat, bangsa Yahudi merupakan bangsa campuran (mixed race) yang dipersatukan oleh satu nasib dan watak. Mereka mengembara sebagaimana kaum Gypsy pada masa jahiliyah, atau Syatharien dan Iyarien (vaga bonds) pada masa Abbasiyah. Dalam pengembaraanya kaum Yahudi telah menyerbu dan merampok harta penduduknya, kemudian membentuk komunitas yang memiliki karakteristik tersendiri dan bahasa campuran antara bahasa klasik seperti Syiriak, Akidan dan Bahasa Phisian. Dasar yang melandasi pola pikir dan tingkah laku Yahudi tidak lain adalah ajaran Talmud yang masih mereka pegang sebagai kunci rahasia karena hanya mereka sajalah yang lebih mengetahui akan isinya. Sampai sini dapat kita katakan, agama Yahudi yang cenderung sebagai agama samawi sekarang telah menjadi “Organisasi Rahasia” yang menginginkan berdirinya 1000 negara Yahudi di seluruh pelosok dunia.

Tentang Zionisme telah banyak dijabarkan oleh Nathan Birnbaun dalam jurnal Selbstermanzipation tahun 1890 dan telah diadopsi oleh Theodor Herzl dan pengikutnya pada kongres pertama tahun 1897. Theodor Herzl (1860-1904) adalah tokoh utama Zionis modern, ia lahir pada 2 mei 1860 di Pesta (tahun 1872, berubah nama menjadi Budapeit). Hungaria dan meningal 3 Juli 1904 di Austria, ia dijuluki sebagai “The Father of Modern Zionism”, ayahnya bernama Jacob, seorang bankir dan bisnisman yang sukses, ia berinisiatif bahwasannya permasalahan kaum Yahudi akan mampu terselesaikan dengan menggunakan teori “Asimilasi”, untuk mendirikan suatu Negara Yahudi.

Sebagai bukti dari keseriusannya, ia berhasil mengadakan kongres Zionis pertama, dalam catatan hariannya yang terkenal setelah kongres Zionis 1 berbunyi: “…saya telah mendirikan Negara Yahudi, jika aku mengatakannya hari ini, aku akan ditertawakan oleh seluruh alam semesta, dalam waktu lima tahun, mungkin. Dan dalam waktu lima puluh tahun pasti, setiap orang akan menyaksikannya”. Hal itupun terbukti setelah berdirinya Negara Israel pada 14 mei 1984, tepatnya 50 tahun 3 bulan.

Sebagaimana contoh lainnya telah dikatakan oleh Ben Gurion (nama aslinya David Gruen), pemimpin Zionis Israel, pada tanggal 31 Agustus 1949.

“Walaupun kami merealisasikaan mimpi kami untuk menciptakaan sebuah Negara Yahudi, kami masih berada dalam tahap permulaan. Tugas masa depan kami adalah membawa seluruh orang Yahudi ke Israel. “ [“Armageddon, Peperangan Akhir Zaman Menurut Al-Qur’an, Hadits, Taurat Dan Injil, “ Ir. Wisnu Sasongko, M.I, GIP, 2003]

Dari sini dapat diketahui bahwa agenda-agenda yang direncanakan bukan hanya wacana yang bersifat sementara, namun agenda tersebut bagaikan ular berbisa yang siap memangsa Negara manapun yang berusaha untuk menghalangi usahanya. Meskipun butuh waktu bertahun-tahun untuk merealisasikannya.

Menurut Roger Geraudy, Zionisme menganut Rasisme sebagai sebuah gerakan politik. Paham ini berpautan secara sempurna yang mengilhami segala undang-undang serta tindakan Israel. Rasisme ini merupakan prinsip utama yang mengorganisasikan rencana yang telah disusun oleh Theodor Herzl sebagaimana telah diungkapkan dalam bukunya “The Jewish State”. Berbagai bentuk rasisme ini juga banyak diungkap dalam dokumen-dokumen rahasia sesepuh Zionis sebagaimana dalam diary catatan-catatan hariannya yang dipaparkan secara mendetail mengenai program Zionis Yahudi dalam upaya menguasai dunia dengan jalan menghalalkan berbagai cara..

Setelah berhasil mendirikan Negara Yahudi (Israel) pada tahun 1984 dan menyatukan pikiran untuk segera mengumpulkan seluruh kaum Yahudi disatu Negara (tanah palestina yang dijanjikan), mereka membentuk satu peradaban baru hingga saat ini masih dipertahankan. Peradaban tersebut adalah sekularisasi agama. Israel modern yang merupakan produk dari sekularisme dan kecenderungan beragama masih memiliki hubungannya dengan Zionis. Terkecuali dengan kelompok anti Zionis dari kaum Yahudi di dunia, adapun karakter yang dimiliki Negara Yahudi yaitu beragama dan sekuler, bahkan mereka meyatupadukan antara keduanya. Hal inilah yang saat itu dan nantinya akan dijadikan doktrin utama untuk menguasai kebijakan-kebijakan Negara lainnya seperti, melumpuhkan perekonomian, agama, budaya, bahkan ilmu pengetahuan pun akan mereka sekulerkan dengan cara mereka.

Dari penggunaan istilah Zionisme untuk memberi nama gerakan politik sekuler pragmatis kaum Yahudi, telah tampak betapa cerdas kaum Yahudi dalam menyusun ideology mereka.

Karen Armstrong menulis dalam bukunya “A History of Jerussalem”, meskipun banyak aktivis sesepuh Zionis adalah orang sekuler yang tidak lagi percaya teologi tradisional judaisme, mereka telah menyebut gerakan mereka dengan salah satu nama kota suci, tempat untuk masa yang panjang memiliki persepsi sebagai penyelamatan. Mereka juga mengekspresikan tujuan-tujuan mereka dalam perumpamaan Yahudi konvensional,” demikian tulisnya.

Rencana yang tertanam dalam ideology Zionis bukan hanya permainan politik semata melainkan rencana setan yang akan menjebak dunia internasional kedalam lubang hasil konspirasi.

Propaganda yang lama dilakukan oleh Zionisme terhadap Negara lain hanyalah sebagai gerakan politik yang direncanakan untuk memperlancar jalan menguasai dunia.

Sebagaimana diungkapkan oleh R. Garaudy, ada tiga serangkai penjahat Zionis yang selalu mencari jalan untuk memprofokasi terjadinya bentrokan antar Negara maupun manusia demi kepentingan politik Yahudi.

Pertama: Begin yang oleh Ben Gurion digambarkan sebagai “tipe manusia Hitler yang paling lengkap”. Ia berhasil melakukan serangan terhadap orang Palestina pada 14-15 oktober 1953.

Kedua: Ariel Sharon. Ia orang kedua Zionis yang membantai Bani Suheila di Khan Yunis pada malam 31 agustus 1955.

Terakhir, Itzhak Shamir. Ia dikatakan manusia yang paling getol berbuat rasisme demi terbentuknya Negara Yahudi di Palestina, di sinilah letak politik yang berpedoman pada pragmatis serta rasisme, Adapun gerakan politik yang mulus bahkan hampir tidak diketahui oleh khalayak ramai tersebut terjadi karena adanya konspirasi yang berasaskan Ideologi Zionis.

Ideologi Konspirasi: Penghancur Dunia

Sejak berabad-abad silam, Israel tak pernah berhenti melakukan kekejaman kepada rakyat palestina, sejak sebelum pemerintahan Turki Ustmani (Ottoman dibawah pimpinan sultan Abdul Hamid II (1876-1909 M), Perang Salib, hingga kini. Baik di Palestina, Inggris, Spanyol hingga Negara lain, Israel terus memerangi umat islam. Sifat kejam dan angkuh memang sudah menjadi sifat kaum Yahudi. Mereka ingin menampakkan bahwa Israel adalah Negara Yahudi yang dipilih tuhan sebagai tuan di dunia ini dan Negara lainnya merupakan pembantunya.

Negara Israel merupakan wilayah kecil tidak lebih dari 8000 mil atau 28.000 km persegi. [Baca: Lihat Tulisan Don Peretz & Glideon Doron, Dalam “The Government And Politics Of Israel”, 1997, P.].

Yahudi, dengan penduduk sedikit tidak pernah merasa canggung untuk menyerang Negara yang lebih luas dan lebih banyak penduduknya sebab mereka memiliki kekuatan militer serta mendapat dukungan penuh dari Negara yang berhasil mereka lobie demi tercapainya rencana untuk menghancurkan islam. Sebagai misal,
Penyerangan Israel terhadap palestina yang mendapatkan dukungan dari kalangan Kristen fundamentalis dengan menggunakan hak historis Israel atas palestina, dengan merujuk pada kitab kejadian 12:3 “aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau dan olehmu semua kaum dimuka bumi akan mendapat berkat”. Dengan ini Zionis merasa ada kewajiban untuk memerangi siapapun yang mereka anggap sebagai musuh penghalang tujuan.

Gerakan Zionis yang disebut dengan Fremansory merupakan organisasi rahasia yang menegaskan nilai humanisme daripada keagamaan. Gerakan ini didirikan di London pada 1717, pengaruh fremansori terhadap gerakan revolusioner Jeunes Turcs (orang turki muda), yang pada tahun 1908 menggulingkan pemerintahan otoriter Sultan Abdul Hamid II. Gerakan ini terdiri dari perwira muda dan cendekiawan yang dipengaruhi pemikiran revolusi Perancis. Basis utamanya adalah kota Selanik (Thessaloniki, sekarang di Yunani), kota Ustmani yang paling modern dengan penduduk Yahudi yang paling banyak.

Di Indonesia, gerakan ini pernah mempengaruhi organisasi Budi Oetomo, dalam organisasi ini terdapat anggota Fremasonry yaitu Tirtokoesoemo), gerakan tersebut dikepalai oleh Weiz Howight yang kemudian diberi nama samaran “perkumpulan cendekiawan Zion” yang oleh Yahudi disebut dengan perkumpulan nurani Yahudi.

Menurut Don Peretz & Glideon Doron, rahasia Zionisme terletak pada adanya persekongkolan (konspirasi) antara Zionis dengan “kemanusiaan”. Adanya singgungan kebenaran dengan kejahatan menjadi satu sumber utama yang mana kebenaran diwakili oleh keberadaan agama samawi sedang yang lain lebih bersifat membinasakan. Konspirasi tersebut telah menjadi latar belakang berbagai sejarah, prinsip kemanusiaan digunakan sebagai senjata yang akan meletakkan paham atheisme dan menghancurkan Negara islam.

Jendral Pyke penerus pimpinan tertinggi kekuatan setan dan juga pimpinan konspirasi internasional sebagai pewaris Freemasonry, pernah menulis surat yang ditujukan kepada Freemasonry pusat (Amerika, 14 Juli 1889) yang menginginkan pembentukan formasi baru sebagai penentang kebenaran. Surat tersebut berisikan ideologi konspirasi mereka yang selama ini terselubung dan dijadikan pedoman bagi Zionisme internasional. Adapun tujuan pembentukan organisasi rahasia dan terselubungnya rahasia konspirasi serta idelogi konspirasi yang didasarkan pada jabatan dan golongan inilah yang menjadikan para pengamat sejarah sulit untuk mengungkap rahasia konspirasi dan hakekat Freemasonry.

Di antara isinya adalah sebegai berikut: “kita harus mengatakan kepada umum, bahwa kita menyembah tuhan. Namun tuhan kita tidak lebih dari sekedar ungkapan ketakutan manusia kepada hal-hal yang tidak diketahui dengan pasti. Kita telah sampai pada tingkat pengetahuan tinggi harus mempertahankan keberhasilan iman sejati kepada ketuhanan setan. Benar, setan adalah “tuhan” kami. Hanya karena nasib buruk semata, tuhan allah juga disebut tuhan. Karena keberadaan dua tuhan yang saling bertentangan merupakan keharusan, maka tidak ada tuhan kecuali allah dan setan. Oleh karena itu, kita yakin bahwa hanya menyembah setan saja termasuk kekufuran nyata. Sebab. Kebenaran filsafar menunjukkan bahwa allah dan setan adalah dua tuhan dan punya kedudukan sejajar, dan setan adalah tuhan cahaya dan kebaikan. Tuhan setanlah yang sejak dulu hingga sekarang masih tetap menentang allah, tuhan kegelapan dan kejahatan.”

Dari sini dapat diketahui bahwasannya konspirasi yang dilakukan Zionis bersama sistem politik Negara yang mendukung kejahatan Yahudi memiliki tujuan yang satu. Mereka bersama menginginkan hancurnya dunia atau terhapusnya Islam dari muka bumi sehingga mereka leluasa untuk mendirikan Negara Yahudi di Palestina sebagai bentuk janji Tuhan. Untuk itu mereka melakukan berbagai konspirasi besama Negara yang telah berhasil dihasut. Sementara itu, kepandaian kaum Yahudi telah dimanfaatkan sebagai penggerak gerakan rahasia (Freemasonry) demi terwujudnya keinginan menguasai dunia.

Rasisme sebagai gerakan

Berdasarkan paparan di atas dapat disimpulkan bahwa Zionis merupakan gerakan yang menjadikan rasisme sebagai asas gerakan politiknya. Mereka melakukan berbagai konspirasi berdasarkan kitab Talmud. Dengan keyakinan sebagai umat yang terpilih dan berhak atas kota suci (Palestina) maka kaum Zionis yakin akan keharusan melakukan segalanya (termasuk kekejaman dan penindasan), pernyataan Talmud inilah yang dijadikan sebagai ideology konspirasi mereka.

Untuk itu, solusi yang tepat adalah dengan memperluas pengetahuan tentang keberadaan agen Zionis yang lebih bersifat tertutup. Di samping itu sikap analisis kritis terhadap setiap kondisi sangatlah mendominasi terbentuknya kekuatan ideologi sehingga nantinya mampu menumbuhkan pribadi yang tangguh dalam menyikapi permasalahan yang ada. Wallahu A’lam[hidayatullah.com]

Penulis adalah mahasiswa dan santri Instintut Studi Islam Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timu
Rep: Administrator
Red: Administrator(hidayatullah.com)

Kisah Tentang Nabi-Nabi Palsu

Oleh: Abduh Zulfidar Akaha



وَإِنَّهُ سَيَكُونُ فِي أُمَّتِي كَذَّابُونَ ثَلَاثُونَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِيٌّ وَأَنَا خَاتَمُ النَّبِيِّينَ لَا نَبِيَّ بَعْدِي .

“Sesungguhnya akan ada tiga puluh orang pendusta di tengah umatku. Mereka  semua mengaku nabi. Padahal, aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku.

Takhrij

Hadits ini diriwayatkan Abu Dawud (3710), At-Tirmidzi (2145), Ibnu Majah (3942), Ahmad (21361), Al-Baihaqi dalam Dala`il An-Nubuwwah (2901), Ibnu Wadhdhah dalam Al-Bida’ (249), Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (8509), Ibnu Hibban dalam Shahihnya (7361), dan Ath-Thabarani dalam Musnad Asy-Syamiyyin (2623); dari Tsauban bin Bujdud RA. At-Tirmidzi berkata, “Ini adalah hadits hasan shahih.” Al-Hakim berkata, “Hadits ini shahih menurut syarat Al-Bukhari dan Muslim, namun mereka berdua tidak mengeluarkannya.” Syaikh Al-Albani menshahihkan hadits ini dalam Tahqiq Misykat Al-Mashabih (5406), Shahih Sunan Abi Dawud (4252), Shahih Sunan At-Tirmidzi (2219), dan Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir (2654).

Dengan matan sedikit berbeda, hadits tentang akan munculnya nabi palsu juga diriwayatkan oleh Al-Bukhari (3340), Muslim (7526), At-Tirmidzi (2144), Ahmad (6930), dan Ath-Thabarani dalam Al-Kabir (199); dari Abu Hurairah RA.

Rahasia “Penutup Para Nabi”

Fakta akan munculnya nabi-nabi palsu, jauh-jauh hari sudah dikabarkan oleh Rasulullah SAW. Demikianlah yang tersirat dari sabda beliau, “Aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi sesudahku.” Dan, demikian pula yang difirmankan Allah SWT, “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi.” (Al-Ahzab: 40)

Kata “penutup para nabi,” menyiratkan makna bahwa akan muncul nabi-nabi palsu, baik itu pada masa hidup Nabi Muhammad SAW maupun pasca beliau wafat. Fakta pun berbicara di kemudian hari, dimana sabda Nabi ini menemukan buktinya. Dan, kebenaran sabda ini tentu saja adalah sebagian dari mukjizat beliau.

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani berkata, “Secara tekstual hadits ini menyebutkan bahwa tiga puluh orang tersebut semuanya mengaku nabi. Inilah dia rahasia sabda Nabi pada akhir hadits sebelumnya, ‘Dan sesungguhnya aku adalah penutup para nabi.’ Hal ini juga bisa berarti bahwa yang mengaku sebagai nabi di antara mereka hanya tiga puluh orang, sementara selebihnya adalah para pendusta saja namun mereka menyeru kepada kesesatan.”

Nabi Palsu Pada Masa Nabi SAW dan Khulafaur Rasyidin

Pada masa Nabi, muncul Nabi palsu di Yaman bernama Abhalah bin Ka’ab bin Ghauts Al-Kadzdzab, atau yang lebih dikenal sebagai Al-Aswad Al-Ansi. Al-Aswad pernah mengirim surat kepada Rasulullah SAW, “Hai orang-orang yang membangkang kepada kami, kembalikanlah tanah kami yang telah kalian rampas. Berikan kepada kami apa yang telah kalian kumpulkan, karena kami lebih berhak memilikinya. Adapun kalian, cukuplah kalian dengan apa yang kalian miliki.”

Al-Aswad mati dibunuh oleh istrinya, Idzan, yang bekerja sama dengan pasukan kaum muslimin dalam strategi yang jitu. Berita matinya Al-Aswad sampai ke Madinah pada pagi hari wafatnya Rasulullah SAW. Namun, ada juga riwayat yang mengatakan bahwa kabar tersebut sampai Madinah ketika Khalifah Abu Bakar baru saja selesai mempersiapkan pasukan Usamah.

Di Yamamah, juga muncul nabi palsu bernama Musailimah bin Tsumamah bin Habib Al-Kadzdzab. Musailimah (bukan Musailamah) pernah datang kepada Nabi bersama rombongannya dari Bani Hanifah. Dia berkata, “Jika Muhammad menyerahkan perkara ini kepadaku setelah dia meninggal, aku akan mengikutinya.”

Mendengar apa yang dikatakan Musailimah, Nabi bersabda, “(Jangankan kenabian), kamu minta tongkat ini dariku saja tidak akan aku berikan. Sungguh, jika kamu pergi, niscaya Allah akan menyembelihmu. Sesungguhnya telah diperlihatkan kepadaku apa yang akan terjadi padamu.”

Nabi benar. Musailimah mati oleh Wahsyi bin Harb. Dia lempar Musailimah dengan tombak,  Musailimah mati pada masa kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq.

Masih pada masa Nabi, dari Bani Asad muncul nabi palsu bernama Thulaihah bin Khuwailid bin Naufal. Pada tahun sembilan Hijrah, dia datang bersama kaumnya kepada Nabi dan menyatakan keislamannya. Ketika Nabi sakit keras, dia memproklamirkan dirinya sebagai nabi. Dia ingin menggantikan Nabi Muhammad SAW sepeninggal beliau.

Thulaihah dan pasukannya pernah beberapa kali bertempur dengan kaum muslimin dan selalu kalah. Bersama istrinya, dia kabur ke Syam (sekarang Suriah). Dia mendapatkan hidayah dan kembali ke pangkuan Islam. Thulaihah mati syahid dalam Perang Nahawand tahun 21 H.

Ada juga nabi palsu bergender perempuan. Sajah binti Al-Harits bin Suwaid namanya. Dia berasal dari Bani Tamim. Dia memproklamirkan kenabiannya setelah Nabi wafat dan ketika kaum muslimin sedang sibuk memerangi kaum murtaddin. Sajah tidak pernah terlibat peperangan langsung dengan kaum muslimin. Justru dia ‘bersaing’ dengan sesama nabi palsu, yakni Musailimah, yang sempat memperistrinya selama tiga hari. Dia tinggal di tengah-tengah kaumnya hingga masa kekhalifahan Muawiyah bin Abi Sufyan, sebelum akhirnya dia diusir oleh Muawiyah.
Nabi Palsu Pasca Khulafaur Rasyidin

Dalam ‘Aun Al-Ma’bud Syarh Sunan Abi Dawud, Imam Abu Ath-Thayyib Abadi menyebutkan sebuah atsar dari Ibnu Abi Hatim dari Abu Zumail; Ada seorang laki-laki bertanya kepada Ibnu Abbas RA, “Hai Ibnu Abbas, sesungguhnya Al-Mukhtar bin Abi Ubaid mengaku bahwa tadi malam dia mendapatkan wahyu.” Ibnu Abbas berkata, “Dia benar.” Abu Zumail yang saat itu berada di dekat Ibnu Abbas langsung tersentak. Dia bangun dan berkata, “Ibnu Abbas mengatakan Al-Mukhtar benar telah mendapatkan wahyu?”

Kata Ibnu Abbas, “Sesungguhnya wahyu itu ada dua macam; wahyu dari Allah dan wahyu dari setan. Wahyu Allah diturunkan kepada Nabi-Nya Muhammad SAW. Sedangkan wahyu setan diturunkan kepada kawan-kawannya.” Lalu, Ibnu Abbas pun membaca ayat, “Sesungguhnya setan itu memberikan wahyu kepada kawan-kawannya untuk membantah kalian.” (QS. Al-An’am: 121)

Pada masa Khalifah Abdul Malik bin Marwan Al-Umawi, juga ada nabi palsu bernama Al-Harits bin Said Al-Kadzdzab. Dulunya, ia adalah seorang zuhud yang ahli ibadah. Namun sayang, ia tergelincir dari jalan Allah dan mengikuti jalan setan. Ia didatangi iblis dan diberi ‘wahyu.’ Ia bisa membuat keajaiban2 laksana mukjizat seorang nabi. Saat musim panas, ia datangkan buah-buahan yang hanya ada pada musim dingin. Dan ketika musim dingin, ia datangkan buah-buahan musim panas. Sehingga, banyak orang yang terpesona dan mengikuti kesesatannya.

Al-Harits ditangkap oleh Khalifah Abdul Malik. Ia disuruh bertaubat dan diberi kesempatan untuk bertaubat. Sejumlah ulama didatangkan untuk menyadarkannya. Tapi ia enggan. Ia tetap dalam kesesatannya. Akhirnya, Abdul Malik pun menjatuhkan hukuman mati padanya. Al-Ala` bin Ziyad berkata, “Aku tidak iri sedikit pun pada kekuasaan Abdul Malik. Tapi aku iri dengan vonis matinya terhadap Al-Harits. Sebab, Rasulullah SAW bersabda, ‘Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum muncul tiga puluh orang dajjal pendusta yang semuanya mengaku nabi. Oleh karena itu, barangsiapa yang mengaku nabi, maka bunuhlah ia. Dan barangsiapa yang membunuh salah seorang dari mereka, maka ia akan masuk surga’.” (HR. Ibnu Asakir)

Dua Sebab Munculnya Nabi Palsu

Setidaknya ada dua hal yang membuat seseorang mengaku nabi dan atau mendapatkan wahyu setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW. Pertama, karena kebodohannya. Dan kedua, karena nafsu duniawi.

Dikarenakan kebodohan terhadap ajaran agama, seseorang yang lemah imannya sangat mudah digelincirkan setan. Dengan segala kelihaian dan kecerdikannya, setan bisa membuat seseorang merasa sangat yakin bahwa bisikan yang diterimanya adalah wahyu dari Allah melalui utusannya, Malaikat Jibril. Padahal, itu tak lain adalah bisikan setan

Dan, dikarenakan nafsu duniawi, baik itu motivasi materi ataupun kedudukan, seseorang bisa saja mengaku sebagai nabi dengan cara-cara yang dipoles sedemikian rupa. Anehnya, masih saja ada orang ‘Islam’ yang percaya kepada nabi palsu. Dan tak kalah aneh, ada pula yang menganggap nabi palsu sebagai seorang mujaddid! Wallahu a’lamu bish-shawab.*
Foto: Sergei Torop, mantan polisi lalu lintas di Siberia,  Moscow yang pernah mengaku sebagai Nabi dan memiliki 5000 lebih pengikut. Nampak Torop sedang mengadakan kebaktian di desanya Petropavlovka/gettyimage

Red: Cholis Akbar (hidayatullah.com)

Sabtu, 05 Maret 2011

konflik timteng

Mahdi Darius Nazemroaya menulis sebuah artikel berjudul "Libya: Are the US and EU Pushing for Civil War to Justify NATO Intervention?" di Voltairenet (25/2) yang menyoroti pergolakan di Libya. Mungkinkah ketegangan di Libya yang sedang terjadi sekarang ini adalah sebuah rekayasa pihak asing dengan tujuan menguasai sumber energi Libya, dengan cara memanfaatkan kediktatoran Muammar Qadhafi serta ketegangan di kawasan Afrika Utara dan Arab dan mendorong negara itu terjebak dalam perang saudara, sehingga pihak asing seperti Amerika Serikat, Uni Eropa dan NATO punya alasan untuk melakukan intervensi militer. Akankah Libya menjadi Iraq dan Afghanistan selanjutnya?

Nazemroaya adalah seorang sosiolog mutidisiplin dan sarjana di Kanada. Dia merupakan seorang research associate di Centre for Research on Globalization (CRG) dengan bidang khusus isu-isu geopolitik dan strategis. Dia juga seorang pengajar dan penulis masalah Timur Tengah, Asia Tengah dan bekas Uni Soviet. Karyanya telah dipublikasikan dan dikutip dalam berbagai bahasa termasuk Inggris, Spanyol, Prancis, Jerman, Italia serta Rusia.

Hidayatullah.com menyajikan tulisan ini dalam dalam dua bagian semata-mata untuk kenyamanan pembaca. Bagian 1 baca di sini.

Kepentingan Asing di Libya
Qadhafi dan putra-putrannya menjalankan Libya seperti kekayaan milik pribadi. Mereka telah menghambur-hamburkan kekayaan dan sumber daya alam di kalangan mereka sendiri dan para pejabat. Salah satu putra Qadhafi diketahui membayar penyanyi Amerika Beyoncé Knowles satu juta atau lebih dolar Amerika untuk sebuah konser musik pribadi. [10]

Posisi dan tindakan perusaahan asing asal AS dan Uni Eropa terhadap Libya juga tidak boleh diabaikan. Mempertanyakan peran pemerintah dan perusahaan-perusahaan asing di Libya sangat penting. Pemerintah Italia dan AS harus ditanyai tentang peran yang dimainkan di Libya oleh pilot-pilot berkebangsaan Italia dan persenjataan AS yang baru dibeli. Sangat  jelas terlihat bahwa demokrasi hanya digunakan sebagai dalih melawan diktator dan pemerintah yang tidak tunduk dan melayani kepentingan AS dan Uni Eropa.

Lihat saja bagaimana Mutassim Qadhafi disambut dengan tangan terbuka di Washington pada 21 April 2009 oleh Hillary Clinton dan pemerintahan Obama, hal itu menunjukkan sikap pemerintah AS atas demokrasi dan cita-cita demokrasi. Dalam pertemuan mereka, Menlu Clinton secara terbuka mengatakan: Saya sangat senang menyambut Menteri Qadhafi di Departemen Luar Negeri. Kami sangat menghargai hubungan antara AS dan Libya. Kita memiliki banyak peluang untuk memperdalam dan memperluas kerjasama kita dan saya sangat mengharapkan untuk bisa membangun kerjasama ini. Jadi Pak Menteri, kami di sini menyambut dengan hangat.[11]

Apa yang ingin AS dan Uni Eropa lakukan sekarang adalah memaksimalkan keuntungan yang bisa mereka dapat dari Libya. Perang sipil sepertinya adalah yang terlintas dalam pikiran Brussel dan Washington untuk dilakukan dalam hal ini.

Mendorong Perang Saudara

Putra Qadhadi, Saif Al-Islam, dalam sebuah pidato yang disiarkan televisi membuat pernyataan tentang organisasi keagamaan mirip Taliban berusaha untuk mengambil alih atau menguasai Libya. Hal itu sama sekali tidak benar. Dia juga memperingatkan akan terjadi malapetaka dan perang saudara. Ini merupakan bagian dari upaya keluarga Qadhafi untuk mempertahankan kekuasaan atas Libya, namun jalan menuju perang saudara sedang terbuka di Libya. Di jajaran militer, Mahdi Al-Arab, wakil kepala staf militer Libya, mengatakan telah meninggalkan Qadhafi. [12] Namun demikian, Al-Arab telah mengubah posisinya dengan mengatakan bahwa dirinya tidak ingin melihat Libya terperosok dalam perang saudara yang akan memungkinkan intervensi dan kendali pihak asing. [13] Inilah mengapa Al-Arab mencegah warga kota asalnya, Zawarah, bergabung dengan pemberontak dan bergerak menuju Tripoli yang tidak jauh jaraknya. [14]

Dorongan menuju perang saudara di Libya disulut dua faktor. Satu berupa sifat dari rezim Qadhafi. Dan lainnya adalah keingin pihak luar untuk memecah dan melemahkan Libya.

Sebagai otokrat paranoid, Qadhafi selalu berusaha agar rakyat Libya terpecah. Selama bertahun-tahun ada ketakutan bahwa putra-putra Qadhafi akan memulai perang saudara di antara mereka dan sebagian pejabat tinggi berusaha menunggangi untuk merebut kekuasaan begitu Qadhafi jatuh. Perang saudara berlatar belakang etnis, agama, atau suku bukanlah ancaman besar. Suku dan wilayah-wilayah bisa dikooptasi atau dijadikan sekutu, tapi orang-orang yang akan memicu perang sipil adalah para tokoh rezim. Ancaman perang sipil muncul dari persaingan di antara pejabat dalam rezim itu sendiri.

Api pemberontakan sedang disebarkan di seluruh Libya. Kekacauan di dunia Arab dipandang sebagai keuntungan bagi banyak lingkaran startegis di Washington, Tel Aviv, London dan markas-markas NATO. Jika Libya jatuh ke dalam perang saudara atau berhasil di balkanisasi, maka ini akan menguntungkan AS dan Uni Eropa dalam jangka panjang dan berdampak serius pada geo-politik.

Semua negara tetangga di Afrika Utara akan goyah dengan kejadian di Libya. Arfika Barat juga mungkin akan goyah, karena perbatasan suku-suku di Libya dan Chad meluas hingga negara seperti Niger, Aljazair dan Sudan. Hal itu juga akan berdampak signifikan pada  Eropa dan energi global. Apa yang terjadi di Libya sekarang sudah dipergunakan untuk memvalidasi dorongan untuk mengendalikan Lingkaran Kutub Utara dan sumber-sumber energinya. [15]

Seperti Apa Akhir Qadhafi?

Sepertinya Qadhafi tidak akan memiliki jalan keluar dari kekuasaan seberuntung Ben Ali di Tunisia dan Mubarak di Mesir. Menemukan tempat pengungsian bagi Qadhafi tidak akan mudah. Secara umum Qadhafi akan dipandang sebagai sebuah beban oleh pemerintah lain, karena perilakunya yang tidak menentu. Juga bagi kebanyakan temannya.

Arab Saudi, yang bisa digambarkan sebagai tempat pelarian bagi para diktator Arab, kemungkinan besar tidak akan memberikan Qadhafi perlindungan. Hubungan Libya dengan Arab Saudi buruk. Dia juga dicari untuk diinvestigasi di Libanon. Secara umum, hubungan Qadhafi dengan para pemimpin kerajaan minyak Arab di kawasan Teluk Persia tegang dan buruk. Dia tidak akan diberi tempat mengungsi di manapun di Teluk Persia.

Secara umum, pemerintah-pemerintah Arab juga akan takut menerimanya. Dalam usahanya mencitrakan diri sebagai pahlawan rakyat, dia telah menghina banyak sejawatnya para diktator Arab. Namun demikian perlu dikatakan, bahwa pernyataan-pernyataan Qadhafi dalam pertemuan-pertemuan Liga Arab atau tentang Palestina dan Iraq jauh lebih populer atau jelas dibanding diktator Arab lainnya.

Qadhafi juga tidak akan mendapatkan tempat mengungsi di AS, Kanada, Turki, Iran, Jepang, China, Israel, India, Australia, Selandia Baru, atau Korea Selatan. Kemungkinannya juga kecil ada negara Amerika Latin, Eropa atau bekas Uni Soviet  yang akan memberikannya tempat pelarian. Sebuah negara di sub-Sahara Afrika mungkin akan menjadi tempat pelarian Qadhafi.

Pilihan yang dimilikinya terbatas dan dia bertekad mempertahankan kekuasaan. Perang saudara terlihat menggantung di cakrawala Libya. Sangat kecil kemungkinannya dia akan meninggalkan Libya dengan tenang, dan Amerika Serikat beserta sekutunya bisa jadi sudah memperkirakan hal ini.

Pada tanggal 23-24 Februari 2010, dia bertemu dengan pemimpin tiga suku terbesar di Libya (Werfala, Tarhouna dan Weshfana), untuk mencari dukungan. [16] Sukunya sendiri, Qadhafa, mendukungnya dan sepertinya suku Madarha dan Awlad Slieman juga mendukungnya. [17]

Intervensi NATO dan Kontrol AS-UE

Libya selalu berseberangan dengan Pentagon selama bertahun-tahun. Menurut Wesley Clark, pensiunan jenderal yang pernah menjadi komandan tertinggi NATO, Libya berada dalam daftar milik Pentagon berisi negara-negara yang akan diinvasi, setelah Afghanistan yang dikontrol Taliban. Dalam daftar itu termasuk Iraq, Somalia, Sudan, Libanon, Suriah, dan terakhir Iran.

Clark sendiri mengatakan: Maka saya kembali untuk menemuinya [seorang pejabat tinggi militer di Pentagon] beberapa pekan kemudian, dan pada saat itu kami sedang membombardir Afghanistan. Saya berkata, 'Apakah kita masih terus berperang dengan Iraq? Dan dia berkata, 'Oh, bahkan lebih buruk dari itu'. Dia berjalan menuju mejanya. Dia mengambil secarik kertas. Dan dia berkata, 'Saya baru mendapatkannya dari atas'--maksudnya kantor menteri pertahanan--'hari ini'. Dan katanya lagi, 'Ini adalah memo yang menjelaskan bagaimana kita akan menguasai tujuh negara dalam lima tahun, dimulai dengan Iraq, kemudian Suriah, Libanon, Libya, Somalia, Sudan dan terakhir Iran.'[18]

Dengan satu atau banyak cara semua negara yang tercantum dalam daftar telah diserang secara langsung maupun tidak langsung dan kesemuanya, kecuali Suriah dan Iran, telah menyerah pada AS dan sekutunya. Satu-satunya pengecualian adalah Iran dan sekutunya Suriah. Di Libanon, Amerika Serikat telah mendapatkan keuntungan parsial, tapi sekarang menurun seiring dengan melemahnya Aliansi 14 Maret pimpinan Hariri.

Libya memulai negosiasi rahasia dengan Washington pada tahun 2001, yang diwujudkan dalam pemulihan hubungan setelah Baghdad jatuh ke tangan pasukan Inggris dan Amerika tahun 2003. Namun AS dan sekutunya selalu ingin memperluas pengaruh mereka atas sektor energi Libya dan menguasai kekayaan Libya yang melimpah. Perang saudara menjadi alat penutup terbaik untuk menyembunyikan maksud tujuan mereka.

Waspada Intervensi Kemanusiaan

Rakyat Libya harus benar-benar waspada. Sangat jelas Amerika Serikat dan Uni Eropa saling memberikan dukungan. AS dan UE bukanlah sekutu rakyat merdeka. Dalam hal ini, AS mendukung Qadhafi dalam hal peralatan militer, sambil [pura-pura] mendukung "oposisi".

Jika pemerintah Barat sangat serius dengan demokrasi, mereka seharusnya telah memangkas hubungan bisnis dengan Libya, khususnya di sektor energi sebelum tahun 2011.

Kekuasaan di Washington dan Brussel bisa mengkooptasi kekuatan oposisi. Mereka telah mendukung Qadhafi, tapi mereka tidak mengendalikannya atau rezimnya seperti mereka mengontrol Ben Ali di Tunisia dan Mubarak. Libya sangat berbeda ceritanya. Tujuan Washington dan Brussel adalah memperkuat kendali mereka atas Libya, baik melalui perubahan rezim atau perang saudara.

"Aksi menentang Qadhafi" kuat, sementara sebuah "gerakan oposisi" yang terorganisir belum terlalu kuat. Keduanya berbeda. Demokrasi juga tidak dijamin, karena sifat koalisi penentang Qadhafi juga terdiri dari para pejabat rezim yang korup.

Sekarang ada wacana tentang "intervensi kemanusiaan" di Libya, seperti halnya di Yugoslavia dan Iraq. Sebuah "zona larangan terbang" telah ditetapkan, sebagai bukti intervensi militer NATO. Tujuan dibalik pernyataan-pernyataan semacam itu bukanlah kemanusiaan, melainkan dimaksudkan untuk invasi dan pengendalian. Mereka datang untuk panen, Libya akan menjadi negara terjajah yang akan dijarah dan seluruh asetnya diprivatisasi dan dikontrol oleh perusahaan-perusahaan asing seperti yang terjadi pasca2003 di Iraq.

Sekarang ini di Libya dan dunia Arab, hantu Umar Mukhtar dan Shalahuddin masih hidup dan aktif. Hanya menyingkirkan Qadhafi dan putra-putranya saja bukanlah solusi. Seluruh sistem pemerintahan yang korup di Libya dan budaya politik yang korup harus dibekuk.

Namun pada saat yang bersamaan, campurtangan asing harus tidak boleh dibiarkan mencengkram Libya. Jika rakyat Libya dimobilisasi dan teguh, mereka bisa melawan makar semacam itu.*[Tamat]
Foto 1: Mutassim Qadhafi saat bertemu Hillary Clinton di Washington 21 April 2009

Foto 2: Lima dari tujuh putra Qadhafi, dari kiri ke kanan: Muhammad, Saif al-Islam, Saadi, Hannibal, dan Mutassim. Putra keenam dan ketujuh, Said Al-Arab dand Khamis, tidak sering terlihat dipublik.
Sumber : voltairenet
Red: Dija